MALANG, KALIMANTANLIVE.COM – Sebanyak 80 sepeda motor diamankan polisi usai aksi unjuk rasa menolak UU TNI di Kota Malang berakhir ricuh. Motor-motor tersebut ditinggalkan oleh pemiliknya dan terparkir sembarangan di pinggir jalan.
Kasat Lantas Polresta Malang Kota, Kompol Agung Fitransyah, mengungkapkan bahwa langkah ini diambil untuk mencegah gangguan bagi pengguna jalan.
# Baca Juga :Mencekam! Malang Membara, Pos DPRD Dibakar & Bentrok Demonstran vs Aparat Pecah
# Baca Juga :Gubernur Sumsel Murka! Rendang Willie Salim 200 Kg Hilang, Konten Kreator Malah Dikecam
# Baca Juga :Jelang Lebaran Idul Fitri, Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok di Tabalong Terpantau Stabil
# Baca Juga :DPRD Kalsel Gelar Uji Publik Raperda Produk Hukum Daerah di Fakultas Hukum ULM
“Total ada 80 sepeda motor yang diamankan. Motor-motor ini ditinggal pemiliknya dan terparkir di pinggir jalan. Agar tidak mengganggu pengguna jalan, maka kami amankan,” ujarnya, Senin (24/3/2025).
Motor Bisa Diambil di Polresta Malang Kota
Kini, kepolisian membuka layanan pengambilan motor yang telah diamankan. Para pemilik dipersilakan datang langsung ke Polresta Malang Kota dengan membawa dokumen kendaraan yang diperlukan.
“Silakan ambil langsung di Polresta Malang Kota dengan membawa dokumen kendaraan seperti KTP, STNK, maupun BPKB,” jelas Agung.
Namun, kepolisian menegaskan bahwa setiap kendaraan yang diambil akan diperiksa terlebih dahulu. Jika ditemukan barang mencurigakan atau alat yang berpotensi digunakan untuk tindakan anarkis, maka akan ditindaklanjuti oleh Reskrim.
“Setelah dicek, jika di dalamnya ditemukan hal-hal yang berpotensi sebagai alat pengerusakan, maka akan ada tindakan lanjutan,” tambahnya.
LBH: Motor Diparkir di Sekitar SMA 1 dan SMA 4 Malang
Sekretaris LBH Rumah Keadilan, Fatwa Azis, yang menjadi pendamping hukum massa aksi, menjelaskan bahwa motor-motor tersebut awalnya diparkir di sekitar SMA 1 dan SMA 4 Kota Malang.
“Siang ini, pihak kepolisian menyatakan motor sudah bisa diambil. Oleh karena itu, kami mengoordinasikan teman-teman untuk segera mengambil motor sambil membawa dokumen yang diperlukan,” ujarnya.







