Gubernur Sumsel Murka! Rendang Willie Salim 200 Kg Hilang, Konten Kreator Malah Dikecam

PADANG, KALIMANTANLIVE.COM – Media sosial geger! Konten kreator populer, Willie Salim, mengalami kejadian mengejutkan saat rendang 200 kg yang tengah dimasaknya di Benteng Kuto Besak (BKB), Palembang, tiba-tiba raib. Peristiwa ini bukan hanya menuai kecaman dari netizen, tetapi juga membuat Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, murka besar.

# Baca Juga :Mencekam! Malang Membara, Pos DPRD Dibakar & Bentrok Demonstran vs Aparat Pecah

# Baca Juga :Lebaran 2025 Serentak! Kemenag Pastikan Idul Fitri Bareng Muhammadiyah, Ini Tanggalnya

# Baca Juga :Tragedi Mengerikan di Saldanha Airshow! Pesawat Tempur Impala Jatuh dan Meledak, Pilot Tewas di Tempat

# Baca Juga :Liga A UEFA Nations League Makin Panas! Turki, Serbia, dan Yunani Resmi Promosi

Awal Mula Hilangnya Rendang Willie Salim

Willie mengunggah video di Instagram @willie27_ pada Kamis (20/3/2025), memperlihatkan proses memasaknya. Namun, saat ia meninggalkan lokasi untuk ke toilet, rendang tersebut malah diambil warga, meski masih dalam kondisi belum matang.

Seorang polisi yang berjaga di lokasi membenarkan kejadian ini. “Sudah saya arahkan, tapi enggak mau dengar. Ini panas belum masak, masih saja diambil,” ujarnya dalam video Willie.

Polemik dan Kemarahan Gubernur Sumsel

Konten ini langsung viral dan memicu polemik. Banyak netizen menganggap peristiwa ini mencoreng nama baik Palembang, bahkan tak sedikit yang mengecap warganya sebagai penyebab utama kejadian.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, tak tinggal diam. Ia mengecam keras konten tersebut dan menuding Willie Salim sengaja membuat situasi agar terlihat dramatis demi keuntungan pribadi.

“Mako kemarin ada orang ambil konten itu, ai marah nian aku. Memang disengajake supayo di rebut uwong, sudah itu kito dikatoinyo!” tegasnya dalam pernyataan yang dikutip dari Kompas.com, Senin (24/3/2025).

Herman Deru menegaskan bahwa kehormatan warga Palembang tidak bisa dirusak hanya karena konten semacam ini. Menurutnya, kejadian itu sudah didesain sedemikian rupa agar rendang cepat habis.

“Aku tidak akan menyalahkan sedulur kita yang mengambil. Memang sengaja dipancing,” ungkapnya.

Pesan Tegas untuk Konten Kreator

Polemik ini juga mengundang komentar dari presenter senior Helmy Yahya. Ia mengingatkan para konten kreator untuk selalu mempertimbangkan dampak sosial dari konten yang mereka buat.

“Silakan berkreasi, tapi pikirkan dampaknya. Jangan hanya demi views, tapi merugikan orang lain,” kata Helmy.

Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel

Buntut panjang dari kejadian ini, Kantor Hukum Ryan Gumay Lawfirm resmi melaporkan Willie ke Polda Sumsel. Ryan Gumay menyatakan bahwa sebagai warga asli Palembang, ia dan banyak masyarakat merasa keberatan dengan konten tersebut.

“Benar, tadi malam kami mendatangi Polda Sumsel untuk melaporkan kejadian ini sebagai pengaduan masyarakat,” ujar Ryan Gumay dikutip dari Kompas.com, Minggu (23/3/2025).

Willie Salim Minta Maaf, Akui Kesalahan

Setelah menuai kritik tajam, Willie akhirnya buka suara dan menyampaikan permintaan maafnya melalui sebuah video.