Gubernur Sumsel Murka! Rendang Willie Salim 200 Kg Hilang, Konten Kreator Malah Dikecam

“Ini bukan salah warga Palembang. Sepenuhnya salah saya, karena kurang persiapan,” kata Willie.

Ia mengaku baru pertama kali memasak dalam porsi besar dan berniat berbagi rendang untuk berbuka puasa. Meski sempat kehilangan rendangnya, ia tetap senang melihat antusiasme warga.

Sementara itu, Helmy Yahya mengungkap bahwa Willie telah menemui dirinya untuk meminta maaf dan berjanji akan lebih berhati-hati ke depannya.

“Willie sudah menemui saya pagi ini. Saya sudah nasehati, dia juga meminta maaf dengan tulus tanpa alasan apa pun dan berjanji memperbaiki diri,” ujar Helmy.

Helmy pun menutup pernyataannya dengan pesan mendalam.

“Berempatilah pada masyarakat yang sudah dibuat kecewa atau marah. Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua. Jayalah terus, Palembang!” tutupnya.

Kesimpulan: Drama Rendang yang Berujung Pelajaran Berharga

Kisah rendang 200 kg yang hilang ini menjadi pengingat penting bagi konten kreator agar lebih berhati-hati dalam membuat konten. Kreativitas memang penting, tetapi jangan sampai mengorbankan citra suatu daerah dan menimbulkan perpecahan di masyarakat. Bagaimana menurut Anda?

(kalimantanlive.com/berbagai sumber)

editor : TRI