BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Dalam rangka memperingati Hari Ginjal Sedunia 2025, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin membagikan ratusan bingkisan kepada pasien cuci darah di lingkungan rumah sakit.
Tahun ini, peringatan Hari Ginjal Sedunia mengusung tema “Apakah Ginjal Anda Baik-baik Saja? Deteksi Dini, Lindungi Kesehatan Ginjal”, yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan dan pengelolaan penyakit ginjal.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dukung Tanah Laut Jadi Percontohan Swasembada Pangan dalam Safari Ramadan
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Diauddin, melalui Plt Wakil Direktur Medik dan Keperawatan, Agung Ary Wibowo, menyampaikan bahwa peringatan ini merupakan bagian dari inisiatif global untuk mengedukasi masyarakat mengenai kesehatan ginjal.
“Saat ini, jumlah pasien yang menjalani perawatan di RSUD Ulin Banjarmasin mencapai 390 orang, baik dewasa maupun anak-anak, dengan jadwal cuci darah rutin enam hari dalam seminggu,” ujarnya di Banjarmasin, Senin (24/3/2025).
Sebagai rumah sakit rujukan regional Kalsel-Teng, RSUD Ulin Banjarmasin menyediakan dua dari tiga pilihan terapi pengganti ginjal, yaitu hemodialisis dan peritoneal dialisis, guna memberikan pelayanan maksimal kepada pasien.
Sementara itu, Kepala Instalasi Dialisis RSUD Ulin, Enita Rakhmawati Kurniatmaja, mengungkapkan bahwa mayoritas pasien yang ditangani di rumah sakit mengalami komplikasi ginjal akibat hipertensi.







