Rupiah dibuka melemah 42 poin atau 0,26 persen ke level Rp16.610 per dolar AS dari posisi sebelumnya di Rp16.568 per dolar AS.
Meski demikian, Airlangga menegaskan bahwa ekonomi Indonesia tetap memiliki fundamental yang kuat.
“Ini pergerakan harian, kita lihat saja nanti. Fundamental ekonomi kita tetap kokoh dan pasar sudah mulai rebound,” ujarnya.
Menurut Airlangga, ada faktor positif yang dapat membantu pemulihan rupiah, salah satunya adalah hasil positif dari Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) beberapa bank BUMN seperti Bank Mandiri dan BRI.







