Di AS, meskipun belum ada pernyataan resmi, Badan Keamanan Siber dan Keamanan Infrastruktur mengeluarkan panduan yang menyarankan pejabat pemerintah untuk menggunakan aplikasi komunikasi yang terenkripsi end-to-end, dengan Signal sebagai pilihan utama.
Senat AS juga telah menyetujui penggunaan Signal oleh staf legislatif mereka.
BACA JUGA: Polsek Batumandi Tangkap Pelaku Pencurian Handphone di Desa Mantimin
Namun, bukan hanya pihak pemerintah yang tertarik dengan keamanan yang ditawarkan oleh Signal.
Aplikasi ini juga digunakan oleh kelompok-kelompok kriminal, yang tertarik pada kebijakan privasi Signal yang minim dalam mengumpulkan data penggunanya.
Laporan dari Badan Penegakan Narkoba (DEA) pada 2022 mengungkapkan bahwa pengedar narkoba sering kali beralih menggunakan Signal dan aplikasi terenkripsi lainnya untuk percakapan dengan klien mereka.







