TERKUAK Tragedi Mengerikan Dialami Jurnalis Juwita, Dan Denpom Membenarkan Dibunuh Oknum TNI AL

KALIMANTANLIVE.COM – Dunia jurnalistik berduka! Juwita, seorang jurnalis muda berbakat asal Banjarbaru, Kalimantan Selatan, ditemukan tewas secara tragis di tepi jalan menuju Gunung Kupang pada Sabtu (22/3/2025). Awalnya dikira kecelakaan tunggal, namun fakta mencengangkan akhirnya terungkap—Juwita ternyata menjadi korban pembunuhan keji yang dilakukan oleh oknum anggota TNI AL berinisial J.

# Baca Juga :Reka Ulang Pembunuhan di Kebun Karet Desa Tabuan Balangan, AR Pukul Kepala Korban Pakai Kayu

# Baca Juga :Pelaku Pembunuhan Bocah Perempuan di Pantai Muhara Ditangkap, Barang Bukti Picu Kehebohan di Medsos

# Baca Juga :Dugaan Pembunuhan Mengguncang Dunia Maya, Bocah 5 Tahun Ditemukan Tewas di Pantai Muhara

# Baca Juga :Pelaku Pembunuhan Ibu Kandung di Balikpapan Barat Ditangkap dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Pengakuan Mengejutkan: TNI AL Benarkan Anggotanya sebagai Pelaku

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dan Denpom) Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald Ganap, dalam konferensi pers yang digelar Senin (24/3/2025), mengonfirmasi keterlibatan seorang prajurit TNI AL dalam kasus ini.

“Kami mengonfirmasi bahwa benar telah terjadi kasus pembunuhan yang diduga dilakukan oleh oknum anggota Lanal Balikpapan berinisial J (23) terhadap korban saudari Juwita (25). Peristiwa ini terjadi pada Sabtu, 22 Maret 2025, di Banjarbaru, Kalimantan Selatan,” ungkap Mayor Laut Ronald dengan nada serius.

Detik-detik Juwita Menghilang: Ada Kejanggalan!

Juwita terakhir kali berkomunikasi dengan rekan sesama jurnalis pada Sabtu pagi. Rekannya, Tenny, mengungkapkan bahwa mereka masih bertukar pesan hingga pukul 10.49 WITA.

“Saat itu Juwita masih aktif membalas pesan saya. Namun, ketika saya mengirimkan lokasi pukul 12.01, pesan saya hanya centang dua, tidak dibaca lagi. Tidak lama kemudian, saya mendapat kabar bahwa dia ditemukan tak bernyawa,” ujar Tenny dengan suara bergetar.

Penemuan jasad Juwita yang awalnya dikira kecelakaan kini menjadi sorotan. Rekan-rekannya meyakini ada kejanggalan sejak awal, mengingat kondisi tubuh korban yang tidak sesuai dengan kecelakaan tunggal.

Penyelidikan Berlanjut, Motif Pembunuhan Masih Misterius

Penyidik hingga kini masih mendalami hubungan antara tersangka dan korban serta motif di balik kejadian tragis ini. Mayor Laut Ronald menegaskan bahwa TNI AL tidak akan menutup-nutupi kasus ini.

“Kami memastikan bahwa proses hukum akan berjalan transparan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kelasi Satu J diketahui telah berdinas di TNI AL selama empat tahun dan baru satu bulan bertugas di Lanal Balikpapan. Namun, alasan keberadaannya di Banjarbaru saat kejadian masih menjadi tanda tanya besar.