“Program ini sebagai upaya optimalisasi pengelolaan sampah yang menjadi strategi dari misi dan visi Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif,” tegas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanah Bumbu, Rahmat Prapto Udoyo, disela kegiatan penukaran sampah dengan sembako di Pagatan.
Suasana di loket penukaran sempat tak terkenda, kala warga berebut sampahnya segera ditimbang petugas. Beruntung warga masih bisa dikondisikan dan penuh kesadaran, akhirnya bersedia mengantri sesuai urutan kehadirannya.
BACA JUGA: Konsultasi Publik RPJMD Tanah Bumbu, Bupati Andi Rudi Latif: Kiblat Pembangunan Daerah 5 Tahun
Program tukar sampah dengan sembako ini cukup menarik, tampak warga berbondong-bondong membawa sampah-sampahnya dari rumah masing-masing.
Mulai dari bocah, remaja, emak-emak dan lelaki dewasa hingga lanjut usia. Sampah dibawa mulai dari digotong sendiri jalan kaki atau dijinjing.
Ada pula dibawa dengan motor, ditarik gerobak, diangkut becak hingga mobil pickup up. Semakin banyak sampah yang dibawa, kian banyak pula sembako diterima.
“Saya bawa botol-botol plastik yang dikumpulkan di rumah. Tadi ditimbang beratnya 11 Kg. Ini saya bawa pulang mie instan, kecap, susu dan minyak goreng,” ujar Hikmah, warga Kelurahan Pagatan Kota.







