BANYUASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Warga Banyuasin, Sumatera Selatan, dihebohkan dengan aksi nekat seorang pria yang membakar rumahnya sendiri setelah mendapati istrinya berselingkuh dengan pria lain. Insiden dramatis ini viral di media sosial dan menuai berbagai reaksi dari warganet.
# Baca Juga :CEMBURU BERAT! Pria di Sungai Loban iNI Ngamuk Bawa Sajam di Pesta Pernikahan Mantan Istri
# Baca Juga :Dipicu Rasa Cemburu, Pria Warga Teratau Tabalong Ini Nekat Aniaya Istri Sendiri
# Baca Juga :Dibakar Api Cemburu, Pria di Tabalong Ini Nekat Lakukan Pemerasan dan Kekerasan ke Mantan Istri
# Baca Juga :Dipicu Cemburu, Pria Asal Banjarbaru Ngamuk dan Aniaya Wanita Pelayan Warung di Tabalong
Rumah Hangus, Amarah Meledak!
Dalam video yang beredar luas, pria tersebut tampak membawa senjata tajam sambil berteriak penuh emosi. Rumah semi permanen berdinding anyaman bambu dan beratap seng terlihat dilalap api.
“Bukti laki-laki yang disakiti. Mau lebaran, istri selingkuh dengan orang lain. Sakit hati, ku bakar! Bukan main-main!” teriaknya dalam video yang diunggah akun @mood.jakarta pada Kamis (27/3/2025).
Belum Ada Keterangan Resmi
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait kejadian tersebut. Peristiwa ini menjadi perbincangan hangat, dengan banyak yang menyoroti aksi nekat pria tersebut dan dampak dari perselingkuhan dalam rumah tangga.
Bangkit dari Pengkhianatan: 7 Langkah Move On dari Pasangan Selingkuh
Dikhianati oleh pasangan memang menyakitkan, tapi hidup harus terus berjalan. Berikut beberapa cara untuk bangkit dari luka hati:
Terima Kenyataan – Jangan menolak realita. Akui bahwa pasangan telah mengkhianati kepercayaanmu dan izinkan diri untuk merasakan emosi itu.
Jangan Salahkan Diri Sendiri – Ingat, perselingkuhan adalah pilihan pasanganmu, bukan kesalahanmu.
Batasi atau Putuskan Kontak – Jika memungkinkan, hentikan komunikasi agar kamu bisa sembuh lebih cepat.
Curhat ke Orang Terpercaya – Jangan memendam sendiri. Berbagi cerita dengan sahabat atau keluarga bisa membantu mengurangi beban emosional.










