Brasil Guncang! Dibantai Argentina 4-1, Pelatih Dorival Junior Dipecat CBF

KALIMANTANLIVE.COM – Kekalahan telak Timnas Brasil dari Argentina di Kualifikasi Piala Dunia 2026 akhirnya berujung pemecatan. Pelatih kepala Selecao, Dorival Junior, resmi diberhentikan dari jabatannya usai Brasil dipermalukan 4-1 di Stadion Monumental, Rabu (26/3/2025).

Tanpa Lionel Messi sekalipun, Argentina tampil dominan dan memastikan kemenangan besar atas rival abadinya. Hasil ini juga membuat Tim Tango mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026, sementara Brasil terpuruk di posisi keempat zona CONMEBOL.

# Baca Juga :Ednaldo Dicopot dari CBF, FIFA Ancam Coret Brasil dari Semua Kompetisi, Termasuk Copa America

# Baca Juga :Hasil Piala Dunia 2022, Brasil Tersingkir, Kroasia Lolos ke Semifinal, Neymar Menangis

# Baca Juga :Hasil Piala Dunia 2022 Babak 16 Besar: Brasil dan Kroasia Lolos ke Perempatfinal

# Baca Juga :Usai Tekuk Curacao, Ini 5 Calon Lawan Potensial Timnas Indonesia di 50 Besar Ranking FIFA

CBF Resmi Depak Dorival Junior

Usai kekalahan memalukan ini, Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBF) mengumumkan pemecatan Dorival Junior melalui laman resmi mereka.

“Konfederasi Sepak Bola Brasil mengumumkan bahwa pelatih Dorival Júnior tidak akan lagi bertugas di Tim Nasional Brasil,” demikian pernyataan resmi CBF.

“Dewan berterima kasih kepada pelatih profesional tersebut dan mendoakan agar sukses dalam kariernya selanjutnya. Mulai sekarang, CBF akan berupaya mencari penggantinya.”

Dorival sendiri awalnya percaya diri bisa membalikkan keadaan mengingat posisi Brasil masih di empat besar klasemen. Namun, pertemuan dengan Presiden CBF, Ednaldo Rodrigues, pada Jumat (28/3/2025) berujung keputusan final: perpisahan.

Rekor Buruk & Neymar yang Absen

Sejak ditunjuk menggantikan Tite pasca kegagalan Brasil di Piala Dunia 2022, Dorival mencatatkan rekor kurang impresif dengan 7 kemenangan, 7 hasil imbang, dan 2 kekalahan dari 16 pertandingan.

Kepergiannya juga meninggalkan masalah besar bagi Tim Samba yang belum memastikan tiket ke Amerika Utara tahun depan. Sepanjang kepemimpinannya, Dorival tak bisa mengandalkan Neymar, yang masih berkutat dengan cedera panjang.