SAMPIT, Kalimantanlive.com – Program Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur atau Pemkab Kotim dalam memperpanjang Bandara H Asan Sampit mendapat dukungan orang nomor satu di Kalteng.
Hal itu diungkapkan Gubernur Kalteng H Agustiar Sabran, saat melakukan kunjungan kerja di Sampit, Kabupaten Kotim, Sabtu (29/3/2024).
Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, menyatakan sebagai orang nomor satu di Kalteng dia mengapresiasi program pengembangan Bandara H Asan Sampit tersebut.
Menurutnya, dia sangat mendukung pengembangan Bandara H Asan Sampit tersebut, karena untuk kepentingan masyarakat Kotim, bahkan Kalteng.

Hal itu ditegaskan Agustiar Sabran saat konferensi pers saat memantau arus mudik Lebaran di Pelabuhan Sampit.
Saat melakukan kunjungan kerja di Sampit, Gubernur Agustiar Sabran, didampingi pejabat Pemprov Kalteng, Bupati Kotim H Halikinnor dan Wakilnya Irawaty.
Dia menegaskan siap membuat surat untuk mendukung pengembangan Bandara H Asan Sampit tersebut.
“Bagi saya apapun program untuk kepentingan rakyat pasti saya dukung, apalagi untuk pengembangan Bandara H Asan Sampit ini,” ujarnya.
Namun begitu lanjut dia, mengatakan, untuk pengembangan bandara tersebut menjadi kewenangan Pemerintah Pusat.
“Meski ini menjadi ranah pusat, saya sangat mendukung pengembangan Bandara H Asan Sampit ini,” tegasnya.
Pemkab Kotim, memprogramkan perpanjangan landasan pacu atau runway Bandara H Asan Sampit.
Baca Juga :Terima Aspirasi Mahasiswa Sampit Soal UU TNI, Ketua DPRD Kotim Segera Lanjutkan ke DPRD Kalteng
Bupati Kotim H Halikinnor mengatakan, perpanjangan dan pelebaran landasan pacu menjadi kebutuhan mutlak.
Peningkatan kapasitas Bandara H Asan Sampit tersebut, untuk memberikan pelayanan yang baik untuk warga.
Baca Juga :Resmi Ditetapkan Paslon Bupati Terpilih Kotim 2024, Halikinnor Siap Rangkul Semua Pihak
Baca Juga :Bukber Dengan Tokoh Kotim, Bupati Halikinnor Curhat Pengalaman Ikut Retret
Sehingga harapannya, dapat memperlancar transportasi udara sehingga diharapkan akan berdampak positif terhadap perekonomian daerah setempat.
“Kebutuhan masyarakat dalam bepergian lewat bandara ini semakin tinggi sehingga harus diberikan pelayanan yang baik. Kita berharap ini akan berdampak pada perekonomian Kotim yang semakin baik lagi,” kata Halikin.







