Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, 2.056 Tewas, BNPB Pastikan WNI Aman

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, memastikan bahwa tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo yang melanda Myanmar pada Jumat (28/3/2025).

“Sejauh ini, WNI dalam kondisi aman, alhamdulillah. Tidak ada yang mengalami luka-luka maupun menjadi korban jiwa,” ujar Suharyanto dalam konferensi pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (1/4/2025).

# Baca Juga :Gempa Bumi Dahsyat Magnitudo 7,7 Goyang Myanmar Hingga Thailand, Gedung di Bangkok Ambruk

# Baca Juga :Gempar Politik Uang di Barito Utara Mulai Undang Reaksi Mahasiswa dan Aktivis, Rusdi Sampaikan “Perubahan”

# Baca Juga :Hat-trick Amad Diallo Gemparkan Old Trafford: Manchester United Lumat Southampton 3-1!

# Baca Juga :Gempa Bumi M 3,7 Guncang Kabupaten Banjar dan Sekitarnya, Getaran Terasa di Banjarbaru dan Tanah Laut

Meski demikian, Suharyanto mengimbau agar media dan masyarakat tetap mengikuti perkembangan informasi terbaru dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu).

“Untuk pembaruan lebih lanjut, silakan merujuk kepada Kemenlu,” tambahnya.

Sebagai bentuk kepedulian, pemerintah Indonesia telah mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Myanmar. Bantuan tersebut terdiri dari logistik dan personel yang telah diberangkatkan sejak Senin (31/3/2025). Pada hari ini, pemerintah kembali mengirimkan 73 personel dari berbagai kementerian dan lembaga dalam Satgas Kemanusiaan.

“Bantuan dari Indonesia adalah yang paling lengkap dibandingkan dengan negara lain. Tim yang dikirim mencakup tenaga medis, tim pencarian dan pertolongan, serta logistik yang dibutuhkan oleh korban bencana,” kata Suharyanto.

Menurutnya, pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas Indonesia terhadap negara yang tengah mengalami musibah.

“Kita patut berbangga karena pemerintah Indonesia menunjukkan kepedulian tinggi terhadap masyarakat internasional yang tertimpa bencana,” lanjutnya.

News Feed