“Setiap hujan deras, air sungai cepat meluap. Walaupun sekarang tidak separah sebelumnya, tetap saja mengganggu. Air masuk ke halaman,” katanya.
Dengan kondisi yang terus berulang, warga mulai meningkatkan kewaspadaan, terutama jika curah hujan tinggi terus terjadi. Mereka berharap ada solusi agar banjir tidak lagi menjadi ancaman rutin.
BACA JUGA: Musrenbang Tingkat Kabupaten Balangan, 1780 Usulan Diprioritaskan Dalam RKPD Tahun 2026
Sebagai informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menyatakan bahwa Kabupaten Balangan masih dalam status siaga bencana hidrometeorologi hingga 30 April 2025.
Bencana hidrometeorologi merupakan bencana yang diakibatkan oleh aktivitas cuaca seperti siklus hidrologi, curah hujan, temperatur, angin dan kelembapan yang salah satunya mengakibatkan banjir.







