“Kami berkoordinasi dengan Bapanas karena ini menjadi salah satu prioritas utama dalam pemantauan harga pangan. Semoga harga cabai bisa segera stabil,” kata Roro.
Sementara itu, Kepala Bapanas, Arief Prasetyo Adi, menegaskan bahwa pihaknya akan turun langsung ke pasar untuk memantau harga cabai dan mencari langkah terbaik untuk menjaga keseimbangan harga di tingkat petani dan konsumen.
BACA JUGA: Penguatan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dispar Kalsel Gelar Forum Perangkat Daerah 2025
“Jika ada cabai yang dijual Rp100.000 per kilogram, segera informasikan kepada kami. Kami akan turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan,” ujar Arief di Graha Mandiri, Jakarta Pusat.
Ia menambahkan bahwa stabilitas harga perlu dijaga agar tidak ada pihak yang dirugikan, baik petani maupun konsumen.
“Kita harus menghitung struktur biaya dengan tepat. Jangan sampai harga terlalu rendah dan merugikan petani, atau terlalu tinggi hingga memberatkan masyarakat,” pungkasnya.
Sumber: Fajarharapan.id










