Senator AS Pecahkan Rekor! Pidato 25 Jam Non-Stop Kritik Habis-habisan Kebijakan Trump

TRENTON, KALIMANTANLIVE.COM – Senator Demokrat Cory Booker mencetak sejarah pada Selasa (1/4/2025) dengan menyampaikan pidato terpanjang dalam sejarah Senat AS, berlangsung lebih dari 25 jam tanpa jeda. Aksi luar biasa ini merupakan bentuk protes keras terhadap kebijakan Presiden Donald Trump yang dinilainya inkonstitusional dan merusak demokrasi Amerika.

Selama lebih dari sehari penuh, Booker tetap berdiri tanpa beristirahat atau meninggalkan ruang Senat, mengecam kebijakan pemotongan anggaran besar-besaran yang dilakukan Trump. Ia juga menyoroti peran penasihat utama presiden, Elon Musk, yang disebutnya telah menghapus sejumlah program pemerintah tanpa persetujuan Kongres.

# Baca Juga :Barcelona Perkasa! Bungkam Osasuna 3-0, Pecahkan Rekor Tak Terkalahkan di 2025

# Baca Juga :365 Kaligrafer dari 30 Provinsi Menulis Mushaf Nusantara Hanya dalam 10 Jam, Pecahkan Rekor!

# Baca Juga :Usai Gilas Arab Saudi, Timnas Indonesia Pecahkan Rekor ASEAN di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Raih Poin Terbanyak!

# Baca Juga :Erling Haaland Selangkah Lagi Pecahkan Rekor Cristiano Ronaldo, Cuma Butuh 1 Gol!

“Rakyat Amerika dari berbagai latar belakang mengalami kesulitan yang tidak perlu akibat kebijakan ini,” tegas Booker. “Institusi yang kita banggakan sedang diserang dan dihancurkan dengan cara yang tidak konstitusional.”

Kritik Tajam terhadap Trump

Pidatonya dimulai pada Senin (31/3/2025) pukul 19.00 waktu setempat dan baru berakhir pada Selasa (1/4/2025) pukul 20.05. Sepanjang pidatonya, Booker mengkritik dampak kebijakan Trump dalam 71 hari pertama masa jabatannya, yang menurutnya telah menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dan ancaman terhadap demokrasi.

“Dalam waktu yang sangat singkat, presiden telah menyebabkan begitu banyak kerugian bagi keamanan, stabilitas keuangan, dan fondasi inti demokrasi kita,” kata Booker.

Galeri publik di Senat semakin penuh menjelang akhir pidato, sementara banyak senator Partai Republik memilih untuk tidak hadir. Senator Raphael Warnock dari Partai Demokrat mengapresiasi upaya Booker. “Saya hanya ingin mengucapkan terima kasih karena telah berjaga untuk negara ini sepanjang malam,” ujarnya.