Pidato Epik yang Menginspirasi
Sepanjang pidatonya, Booker tidak hanya menyampaikan kritik politik, tetapi juga menyisipkan puisi, membahas olahraga, dan menjawab pertanyaan dari kolega-koleganya untuk menjaga alur tetap mengalir.
“Jika Anda mencintai sesama, jika Anda mencintai negara ini, tunjukkan cinta itu. Hentikan mereka sebelum mereka menghancurkan segalanya,” pungkasnya.
Aksi monumental ini menjadi simbol perlawanan Demokrat terhadap dominasi Partai Republik di Kongres. Dengan minoritas suara, mereka terus mencari cara untuk menghambat kebijakan kontroversial Trump, termasuk pemotongan anggaran besar-besaran dan deportasi massal.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







