KALIMANTANLIVE.COM – Drama, air mata, dan kekuatan cinta menjadi bumbu utama kemenangan dramatis Red Sparks di leg ketiga final Liga Voli Korea 2024–2025! Megawati Hangestri Pertiwi, sang “Megatron” asal Indonesia, tampil bak pejuang di medan perang—cedera lutut tak menghalangi dirinya mencetak 40 poin krusial dan membawa timnya menang comeback atas Pink Spiders!
Bertanding di Chungmu Gymnasium, Daejeon, Jumat (4/4/2025), Red Sparks menang 3-2 lewat laga super menegangkan dengan skor: 21-25, 34-36, 25-22, 25-19, dan 15-11. Meski tertinggal dua set lebih dulu, Red Sparks bangkit secara luar biasa—dipimpin oleh aksi heroik Megawati.
# Baca Juga :Red Sparks di Ujung Tanduk! Megawati Harus Menang atau Angkat Koper dari Final Liga Voli Korea
# Baca Juga :Megawati Bawa Red Sparks ke Final Liga Voli Korea, Tumbangkan Hillstate 3-1 di Babak Playoff
# Baca Juga :Red Sparks Comeback! Megawati dkk Gaspol di Liga Voli Korea, Respons Santai Usai Juara Bertahan Kalah
# Baca Juga :Liga Voli Korea: Megawati Jadi Andalan Red Sparks, Ko Hee-jin Waspadai Cedera Pemain
Badai Cedera Tak Hentikan Semangat
Megawati tampil penuh determinasi meski mengalami masalah pada lututnya. Ia mengukir 38 poin dari serangan dan 2 poin dari blok, menjadikannya top skorer dalam laga tersebut dengan akurasi serangan 46,91%.
Tak bisa dimungkiri, sejumlah serangan Megawati sempat terbaca lawan, terutama di dua set awal. Namun, saat Red Sparks mulai menemukan ritme permainan, Megawati kembali menggila dan menjadi kunci kemenangan tim.
Pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mengungkapkan kondisi fisik Megawati yang tak ideal. Namun, justru di saat itulah muncul faktor tak terduga: cinta.
“Mega sedang tidak dalam kondisi lutut yang baik,” ujar Ko.
“Tapi pacarnya datang langsung dari Indonesia. Saya bilang, bukankah akan menyedihkan kalau dia datang hanya untuk menonton satu pertandingan? Itulah kekuatan cinta yang luar biasa,” ungkapnya sambil tersenyum.
Mental Baja & Dukungan Keluarga
Selain dukungan dari sang kekasih, Dio Novandra (atlet renang sirip asal Indonesia), kehadiran tante Megawati, Ayuningtyas Saptarini, di tribun penonton juga menjadi motivasi tersendiri. Tim Red Sparks memang secara khusus mengundang keluarga Megawati untuk hadir memberikan semangat langsung.
Ko Hee-jin pun mengapresiasi dedikasi Megawati yang tak pernah absen sejak playoff, meski menjalani jadwal padat dan penuh tekanan.
“Dia pasti lelah, tapi kekuatan mentalnya luar biasa,” puji Ko.
Hingga leg ketiga final, Megawati telah mencetak 143 poin total: 65 poin di babak playoff dan 78 poin dalam tiga pertandingan final—paling banyak di antara semua pemain Red Sparks.







