Suara Lirih Minta Tolong di Pagi Buta! Ternyata Seorang Polisi Terkapar Dibacok Begal Usai Dinas

BEKASI, KALIMANTANLIVE.COM — Mimpi buruk menimpa Briptu Abdul Azis, anggota Sat Samapta Polres Metro Bekasi, di pagi buta yang seharusnya menjadi waktu istirahat setelah dinas malam. Alih-alih pulang dengan tenang, ia justru menjadi korban pembegalan sadis hingga tergeletak bersimbah darah di tengah jalan.

Peristiwa mencekam ini terjadi pada Rabu (2/4/2025) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Inspeksi Kalimalang, Kampung Pasir Limus, Cikarang Utara. Briptu Abdul Azis diserang oleh dua pelaku tak dikenal yang langsung membacoknya tanpa ampun.

# Baca Juga :Polres Kotim Bekuk Begal di Jalan Nanas IV Sampit, Terancam Hukuman 9 Tahun Penjara

# Baca Juga :Rekayasa Menjadi Korban Begal di Kotabaru, FMA Berujung Penjara

# Baca Juga :Begal Brutal di Tanjung Rema Martapura Diungkap, Polisi Amankan 3 Pemuda dan Celurit

# Baca Juga :NGERI! 7 Remaja Tewas Mengapung di Kali Bekasi: Tawuran Bubar Gegara Diteriaki Begal, Nekat Terjun ke Sungai

Suara Lirih Memecah Sunyi: “Pak, Tolong Saya…”

Keheningan pagi hari seketika berubah menjadi horor ketika suara lirih seorang pria terdengar memohon pertolongan. Teriakan pelan itu disaksikan langsung oleh Andri (29), warga yang kebetulan melintas di lokasi kejadian.

“Pak, tolong saya pak,” begitu suara lemah yang didengarnya.

Andri mendapati korban tergeletak di atas pembatas rumput jalan, dengan luka menganga di bahu dan jempol kiri. Meski terluka parah, Briptu Abdul Azis masih mampu berjalan terpincang sejauh 200 meter mencari pertolongan, sebelum akhirnya ambruk di sisi jalan.
Tak Disangka, Korban Ternyata Polisi

Warga yang mengevakuasi korban awalnya mengira pria tersebut hanyalah seorang petugas sekuriti. Pakaian dinasnya tak tampak karena tertutup jaket tebal. Namun saat seorang warga menggunting lengan jaket untuk mengecek luka, mereka baru menyadari bahwa korban adalah anggota polisi.

News Feed