JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kematian seorang wartawan asal Palu, Sulawesi Tengah, berinisial SW (32), di sebuah kamar hotel kawasan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, menyisakan tanda tanya besar. SW ditemukan tidak bernyawa pada Jumat malam (4/4/2025), dengan sejumlah lebam di tubuh dan barang-barang mencurigakan di lokasi kejadian.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung, menyampaikan bahwa hingga kini penyebab kematian masih dalam penyelidikan. Tiga saksi, termasuk pihak hotel dan RT setempat, telah diperiksa.
# Baca Juga :7 Tewas dan 55 Juta Warga Terancam Bahaya Gegara Tornado Terjang AS
# Baca Juga :Gaji Habis untuk Judi Online, Wanita di Batam Tikam Kekasih hingga Tewas di Kos
# Baca Juga :18 Tewas dan Bangunan Rata dengan Tanah Usai Ledakan Dahsyat di Pabrik Petasan Ilegal India!
# Baca Juga :Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, 2.056 Tewas, BNPB Pastikan WNI Aman
“Penyebab kematian belum bisa dipastikan, kami masih menunggu hasil otopsi dari RS Polri Kramatjati,” ujar Arfan, Sabtu (5/4/2025).
Meski ditemukan lebam pada tubuh korban, pihak kepolisian menyebutnya sebagai lebam normal pada jenazah dan bukan akibat kekerasan atau benda tumpul.
Langsung Buat Laporan Polisi di Polda Metro
Menariknya, kuasa hukum SW langsung membuat laporan polisi (LP) di Polda Metro Jaya pada malam saat jasad korban ditemukan. Hal ini membuat penanganan kasus berpindah ke Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
“Sekitar pukul 21.30 WIB, pengacara korban langsung bikin LP ke Polda Metro. Saya juga bingung kenapa langsung ke sana,” ucap Arfan pada Minggu (6/4/2025).
Obat-Obatan dan Barang Pribadi Ditemukan
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan bahwa sejumlah obat-obatan ditemukan di dalam kamar hotel tempat SW menginap. Barang-barang tersebut di antaranya:
Promag tablet (obat lambung)
Mycoral Ketoconazole (obat jamur)
Rifampicin (antibiotik untuk pengobatan infeksi, termasuk TBC)










