Beliau mengingatkan, bahwa perintah Allah SWT mengenai ziarah bermula sejak zaman Rasulullah SAW dan para sahabatnya, dengan tujuan mengingatkan umat akan kehidupan akhirat.
Ziarah seringkali diartikan sebagai kunjungan ke makam untuk mengirim doa, namun sesungguhnya, ini adalah kesempatan untuk mengingatkan diri kita akan kehidupan yang fana dan mendekatkan diri kepada Allah.
Rasulullah SAW bersabda, “Berziarahlah kalian ke kuburan, karena sesungguhnya hal itu dapat mengingatkan kalian pada kehidupan akhirat” (HR Ibnu Majah).
Habib Musthofa juga menekankan, bahwa berziarah, khususnya ke makam orang tua, merupakan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Membaca Al-Quran di makam orang tua adalah warisan yang harus diteruskan sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi mereka yang telah meninggal dunia.







