Relakan Momen Idulfitri, PLN Berhasil Pulihkan Keandalan Sistem Buntok-Muara Teweh Setelah 84 Jam Berjuang di Tengah Cuaca Ekstrem

Lebih lanjut Bayu menceritakan bahwa timnya harus berjalan kaki berkilo-kilometer sembari memikul peralatan dan material tersebut dari pinggir jalan ke lokasi perbaikan, dengan tekstur tanah gambut yang lembek seringkali memperlambat langkah kaki. Tak berhenti sampai di situ mereka bahkan sampai harus membuat jembatan darurat menggunakan batang pohon dikarenakan akses jalan yang terputus oleh parit selebar 2 (dua) meter.

“Tapi semangat mereka yang luar biasa tak menyerah dengan hal tersebut, karena menyadari pentingnya tugas ini bagi keandalan listrik masyarakat,” ungkap Bayu.

BACA JUGA: YBM Bersama Srikandi PLN Berbagi Berkah Ramadhan 1446 Hijriah Kepada Para Mustahik di Banjarbaru

Dengan kerja keras tanpa henti selama 84 jam, tim berhasil menyelesaikan seluruh proses perbaikan dengan memasang traves pengganti berbahan polymer di fasa S dan T Tower 40 Buntok-Muara Teweh tersebut. Sehingga pada hari Sabtu (5/4) pukul 13.24 WITA, jalur 1 Buntok-Muara Teweh sudah dapat dialiri tenaga listrik (energize).

Proses perbaikan yang sudah berjalan lebih dari 48 jam non stop masih berlangsung dikarenakan cuaca ekstrem. (humas PLN)

Riko Ramadhano Budiawan, General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Kalimantan, mengungkapkan rasa bangganya atas dedikasi dan profesionalisme para petugas yang bertugas di lapangan.

“Apa yang dilakukan tim di lapangan benar-benar patut diapresiasi. Mereka bekerja dalam tekanan tinggi, cuaca yang tidak bersahabat, serta risiko keselamatan yang besar. Namun, mereka tetap mengutamakan prosedur keselamatan dan berhasil menyelesaikan tugas dengan baik. Ini adalah bentuk nyata komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem transmisi,” tegas Riko.

PLN menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kalimantan Tengah melalui perbaikan berkelanjutan dan langkah preventif. Ke depan, program patroli jalur, pemangkasan pohon rawan tumbang, dan peningkatan kesiapsiagaan terhadap gangguan cuaca ekstrem akan menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas kelistrikan di wilayah ini.

Sumber: rilis PLN