“Tanah Bumbu memiliki keanekaragaman seni dan budaya yang kaya, dan ini bisa menjadi daya tarik utama bagi wisatawan,” ujarnya.
Kemeriahan berlanjut dengan penampilan seni dari Komunitas Bugis Mantra Bumi.
BACA JUGA:Bupati Tanah Bumbu Pimpin Salat Idul Fitri 1446 H, Perkuat Kebersamaan di Masjid Agung Al-Falah
Pertunjukan yang memadukan Pamencak, Tarung Sarung, Tari Passiuno, dan Maggiri memukau tamu undangan pada jamuan makan di Pendopo Serambi Madinah, kawasan Kantor Bupati.
Komunitas Bugis Mantra Bumi juga menyerahkan senjata pusaka keris Tappi Lamba Pitu La Tenri Beta kepada Bang Arul, menambah kesan sakral pada momen tersebut.
Sebagai wujud cinta pada seni dan budaya, para pejabat dan undangan pada perayaan Hari Jadi ke-22 mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.
Keanekaragaman budaya ini menjadi simbol harmoni yang dijunjung tinggi di Tanah Bumbu. Serta simbol keberagaman masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu.







