Kecelakaan Maut di Perlintasan Rel: Ahmad Muslik Tewas Tersambar KA saat Memeriksa Tambak

Dikemudikan Oleh Masinis Berpengalaman

KA Pandalungan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dikemudikan oleh Raden Putra Widhi Christanto sebagai masinis, dengan Galih Himawan Putranto sebagai asisten masinis, dan Febryan sebagai KDRP. Tragedi ini langsung mendapat perhatian besar di media sosial, dengan banyak warganet yang mengungkapkan rasa duka cita atas kepergian Ahmad.

Kejadian ini membuka mata banyak pihak mengenai pentingnya keselamatan di perlintasan kereta api. Warga sekitar berharap agar perlintasan rel di Desa Petisbenem segera dilengkapi dengan sistem pengaman yang lebih baik untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Kejadian tragis ini mengingatkan kita semua akan pentingnya kewaspadaan dan perlunya peningkatan sistem keselamatan di perlintasan kereta api demi mencegah korban jiwa lebih lanjut.

(kalimantanlive.com/nixnews.id)

editor: TRI