“Keberadaan BINDA memiliki peran penting sebagai mitra kerja strategis dalam menjaga Kalimantan Selatan tetap kondusif, aman, dan damai. Semoga kerja sama antara Pemprov dan BINDA Kalsel semakin kuat, terpadu, dan berkelanjutan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat,” tambahnya.
Gedung baru ini akan menjadi pusat koordinasi yang efektif dan responsif dalam menghadapi berbagai dinamika yang berkembang di Kalimantan Selatan.
BACA JUGA: Gubernur Kalsel Muhidin Hadiri Syukuran Rumah Dinas Wagub Hasnuryadi di Banjarmasin
Dengan bergabungnya BINDA di kawasan ini, hampir seluruh instansi vertikal utama seperti Polda, Kejati, Pengadilan Tinggi, dan BPOM telah memiliki kantor di pusat pemerintahan terpadu ini.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap kehadiran kantor baru BINDA dapat memperkuat fungsi intelijen negara dalam menciptakan stabilitas keamanan serta mendorong sinergi yang semakin erat antara semua pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Kabinda) Kalimantan Selatan, Brigjen. Pol. Nurullah menyatakan bahwa pembangunan kantor baru ini merupakan langkah penting dalam memperkuat fungsi dan peran BINDA sebagai leading sector dalam bidang intelijen di daerah.
“Awalnya, lahan yang kami miliki seluas dua hektare. Namun, karena merasa terlalu besar untuk hanya digunakan oleh BINDA, sebagian lahan kami manfaatkan juga untuk pembangunan kantor BNN di sisi kiri area,” ujar Kabinda Nurullah.







