Biasanya, tubuh akan menetralkan NAPQI dengan bantuan enzim glutation. Namun jika jumlah NAPQI terlalu banyak, cadangan glutation di hati dan ginjal bisa habis, sehingga NAPQI menyerang sel-sel tubuh, menyebabkan nekrosis hati dan kerusakan ginjal.
“Pada paparan paracetamol overdosis, pembentukan NAPQI melebihi kapasitas tubuh untuk menetralisirnya, sehingga bisa menimbulkan kerusakan organ,” jelas Zullies.
Kesimpulan: Tetap Aman Jika Digunakan dengan Bijak
Paracetamol tetap merupakan obat aman dan efektif untuk meredakan demam dan nyeri ringan hingga sedang, selama dikonsumsi sesuai dosis yang dianjurkan.
Jadi, tidak perlu panik jika kamu rutin mengonsumsi paracetamol dalam dosis normal. Namun, hindari penggunaan berlebihan dan selalu ikuti petunjuk dokter atau informasi pada kemasan obat.
(kalimantanlive.com/kompas/berbagai sumber)
editor : TRI







