TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tabalong menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penantaan Non ASN di Balai Rakyat Dandung Suchrowardi, Senin (14/04/2025).
Kegiatan FDG ini juga dirangkai dengan launching aplikasi Smart Birokrasi 2.0, penerapan sistem Merit melalui manajemen talenta dan tata kelola SDM aparatur dan penyerahan SK Pensiun.
Dalam kesempatan itu turut hadir Ketua DPRD Tabalong Riza Fahlipi, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian dan Digitalisasi Manajemen Aparatur Sipil Negara BKN Suharmen dan Kepala Kantor Regional VIII BKN Banjarmasin Soni Sultana.
#Baca Juga :Permudah Masyarakat Ingin Berobat, RSUD H Badaruddin Kasim Tabalong Uji Coba Mesin Anjungan Mandiri
#Baca Juga :Jasad Petani Ditemukan Mengambang di Sungai Desa Uwie, Polisi Tabalong: Penyebab Kematian Masih Misteri
#Baca Juga :Wabup Tabalong Habib Taufan Panen Ikan Patin Budidaya Koperasi Serba Usaha Miftahul Ulum
Kepala BKPSDM Tabalong, H Erwan mengatakan, kegiatan ini diikuti seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Tabalong.
“Peserta kegiatan ini adalah diikuti oleh seluruh pimpinan perangkat daerah unit kerja di lingkungan pemerintah Kabupaten Tabalong,” katanya.
Ditambahkan Erwan, kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada seluruh ASN dalam penggunaan aplikasi Smart Birokrasi.
Sementara itu, Bupati Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menyampaikan, FGD penantaan non ASN serta penerapan sistem merit melalui manajemen dan tata kelola SDM aparatur sangat penting.
Hal ini sebagaimana diketahui bersama bahwa pembangunan SDM aparatur merupakan salah satu kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Ini upaya untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Tabalong berkomitmen untuk terus memperkuat sistem manajemen SDM, baik bagi ASN maupun Non ASN,” ucapnya.







