“Setelah dari acara itu, kami lanjut ke makam di Wonobodro. Tapi dalam perjalanan pulang, bus oleng di tanjakan dan terguling,” ujarnya.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Batang, AKP Ahmad Zainurrozaq, mengatakan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih diselidiki.
Namun, dugaan sementara mengarah pada kurangnya pemahaman sopir terhadap kondisi jalan yang menurun tajam.
“Pengemudi kemungkinan belum sepenuhnya memahami karakteristik jalan tersebut, sehingga kehilangan kendali saat melintas,” jelasnya.
Sumber: Fajar Harapan










