KOTABARU, Kalimantanlive.com – Proyek jembatan penghubung beberapa desa di Kecamatan Pamukan Selatan, Kotabaru dikeluhkan warga. Jembatan digadang-gadang bisa dimanfaatkan jauh dari harapan hingga menuai kekecewaan.
Membuat kecewa warga, proyek vital tersebut belum rampung hingga awal April 2025 lalu.
Baca Juga : Pansus III DPRD Kotabaru Kunjungan ke Kota Banjarmasin, Bahas Rencana Raperda Pengelolaan Tenaga Kesehatan
Tidak hanya menjadu perhatian Anggota DPRD Kotabaru, Rahmad, S.Pd. ia juga menyayangkan belum rampungnya jembatan yang lama dinanti-nantikan masyarakat.
“Sudah dianggarkan, tapi tidak bisa diselesaikan. Ini menyangkut hajat hidup orang banyak, jangan sampai masyarakat terus menjadi korban,” ujar Rahmad.
Baca Juga : Tiga Anggota Pansus 3 DPRD Kotabaru Studi Banding ke Pemprov Jabar
Menilai kontraktor pelaksana lalai dan tidak bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang seharusnya menjadi prioritas pembangunan di wilayah tersebut.
Kondisi itu pun memantikan reaksi Anggota DPRD Kotabaru dari Fraksi PAN ini. Mendesak kontraktor dengan rekam jejak buruk tidak lagi diberikan kepercayaan mengelola proyek-proyek daerah ke depan.
“Setiap kontraktor gagal menjalankan tanggung jawabnya harus siap menanggung konsekuensi,” tegasnya.







