Agar proyek tidak mangkrak, Rahmad mendorong Pemerintah Daerah mencari sumber pendanaan alternatif melanjutkan pembangunan jembatan, termasuk melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kawasan tersebut.
“Jembatan ini sangat dinantikan oleh masyarakat. Jika APBD tak mencukupi, CSR harus menjadi pilihan. Jangan biarkan rakyat menunggu terlalu lama,” tegasnya. (*)
Kalimantanlive.com/Ger
Editor : Elpian







