“Prosesnya memang harus melalui survei, alau masyarakat memenuhi kriteria, pasti akan didaftarkan, tidak mungkin kita abaikan,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan komunikasi publik dalam pelayanan.
BACA JUGA: TPA Basirih Ditata Ulang, Pemkot Banjarmasin Gelar Aksi Massal Bersihkan Lingkungan
Menurutnya, media sosial harus dimanfaatkan lebih optimal oleh instansi pemerintah, bukan hanya untuk eksistensi pribadi.
“Gunakan media sosial untuk menyampaikan informasi, itu alat publikasi yang murah dan efektif,” tekannya.
Tak hanya itu, Hj. Ananda juga memberikan motivasi moral kepada para aparatur sipil negara (ASN) agar bekerja dengan sepenuh hati dan tidak hanya sebatas menggugurkan kewajiban.
“Apa pun yang kita kerjakan dengan niat baik, hasilnya akan kembali ke kita, kami hanya meminta satu hal, bekerjalah dengan maksimal demi masyarakat.”
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Banjarmasin, Nuryadi, yang turut mendampingi, mengakui masih adanya kendala dalam koordinasi lintas sektor, terutama dalam penanganan permasalahan sosial seperti manusia silver dan pengemis.







