Lebih jauh, ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kondisi lingkungan, khususnya pengelolaan sampah yang masih menjadi isu krusial di kota Banjarmasin.
Ia meminta seluruh jajaran camat dan lurah agar aktif mensosialisasikan pentingnya pemilahan sampah kepada masyarakat.
BACA JUGA: Wakil Wali Kota Banjarmasin Sidak ke Dinsos, Soroti Layanan BPJS dan PKH yang Lambat
“Setiap camat dan lurah, sebelum duduk di kantor, sempatkan dulu keliling. Lihat lingkungan sekitar. Kalau ada yang kotor, ada yang tidak beres, langsung ambil tindakan. Pemimpin tidak bisa hanya duduk diam di balik meja,” tegasnya.
Yamin juga menyebutkan bahwa komunikasi antar pejabat di lingkungan Pemko Banjarmasin kini semakin aktif berkat adanya grup internal yang digunakan untuk memantau dan menyampaikan kondisi di lapangan, mulai dari kebersihan TPS, keamanan wilayah, hingga layanan administrasi publik.
Wali Kota berharap, melalui apel dan halal bihalal ini, semangat untuk membangun wilayah, meningkatkan pelayanan publik, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan bisa menjadi budaya kerja di seluruh jajaran Kecamatan Banjarmasin Barat.
“Semoga kegiatan ini bukan hanya sekadar seremonial, tapi jadi awal dari komitmen kita untuk lebih dekat dengan masyarakat,” pungkasnya.
(Kalimantanlive.com/Lina)








