“Kami menghimbau kepada warga untuk menjaga penampilan, hindari meletakkan barang berharga di kantong/box motor, hindari penggunaan perhiasan yang mencolok,” pinta Joko.
Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada para orang tua agar tidak membiarkan anak-anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor.
Pasalnya, kejadian ini menimpa korban yang masih tergolong anak di bawah umur dan situasi tersebut sangat rentan dimanfaatkan oleh pelaku tindak kejahatan.
Hal itu juga mengingat anak di bawah umur umumnya belum memiliki kemampuan dan kesiapan dalam mengantisipasi potensi bahaya di jalan raya.
“Mereka belum cukup matang dalam hal pengambilan keputusan saat berkendara serta secara hukum juga belum diperbolehkan untuk mengemudikan kendaraan bermotor,” lanjutnya.
Pihaknya pun juga kembali menghimbau agar para orang tua lebih peduli dan tidak memberikan izin kepada anak-anak mereka yang belum cukup umur untuk berkendara.
Hal tersebut penting guna mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas maupun menjadi korban kejahatan di jalanan serta demi nenjaga keselamatan dan keamanan bersama.
“Mari kita bersama-sama menjaga keselamatan anak-anak kita dan menciptakan lingkungan yang lebih aman di wilayah Tabalong,” ujarnya.
Kalimantanlive.com/berbagai sumber







