SAMPIT, Kalimantanlive.com – Sejumlah pegawai di Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah khususnya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau P3K resah terkait kabar pembayaran gaji mereka akan tertunda.
Kabar yang menjadi keresahan kalangan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja tersebut jadi perhatian kalangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah setempat.
Ketua DPRD Kotawaringin Timur, Rimbun Jumat (18/4/2025) meminta pemerintah daerah dan pusat segera menyelesaikan persoalan penggajian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK.
Pasalnya kata dia, pemerintah sudah mengalokasikan anggaran untuk penggajian PPPK atau P3K tersebut, sehingga sudah selayaknya segera disalurkan.
“ Saya tegaskan, bukan tidak ada anggaran, ya. Ini, karena pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat tentu sudah mengalokasikan gaji untuk PPPK,” ujarnya.
Menurut dia, terjadinya penundaan tersebut, karena ada suarat edaran baru dari Kemenpan-RB menjelaskan pengukuhan akan dilakukan pada Oktober 2025 mendatang.
Baca Juga :Pagi Ini DPRD Kotim Gelar Rapat Paripurna, Ini Sejumlah Agenda Yang Akan Dibahas
Pemkab Kotim saat ini berupaya agar para CPNS dan PPPK yang ditunda, akan dipercepat pengukuhannya pada Juni 2025.
Dijelaskan, Rimbun tenaga honorer yang telah lulus seleksi PPPK perlu diberikan kepastian dan tidak ada lagi status paruh waktu.
Baca Juga :Cegah Kerusakan, Ketua DPRD Kotim Rimbun Minta Alat Berat di Kecamatan Dilakukan Pengawasan
“ Saya berharap Pemkab Kotim berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar alokasi anggaran untuk penggajian PPPK tidak tertunda,” pintanya.
Rimbun mengatakan, DPRD Kotim berharap penggajian tetap terakomodir dari APBD jika belum diambil alih oleh pemerintah pusat.
Pemkab Kotim telah menganggarkan dana untuk gaji PPPK yang sudah dinyatakan lulus tes PPPK pada 2024 lalu.
Kader PDIP ini, menyambut baik dan bersyukur bahwa anggaran untuk gaji PPPK ditanggung oleh pemerintah pusat.
“Jika penggajian dilakukan oleh pusat, tentu APBD Kotim bisa digunakan untuk kebutuhan prioritas lainnya,” ungkap Ketua DPRD.







