Tak hanya itu, Dr. Dewi juga menyampaikan bahwa Kementerian PUPR siap mendukung langkah-langkah pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan di Banjarmasin.
Ia menyebutkan bahwa sinergi dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan pembentukan tim untuk mengukur indeks risiko pengelolaan sampah menjadi bagian dari strategi nasional.
BACA JUGA: Insiden Pencurian Kendaraan di JBA Cabang Banjarmasin, PT JBA Pastikan Tak Libatkan Pihak Internal
“Peran kami sebagai pembina teknis akan terus dijalankan. Kami tidak bekerja sendiri, Kementerian PU berkolaborasi dengan KemenLH, dan kami sudah bentuk tim khusus untuk melakukan pengukuran indeks risiko,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Banjarmasin, M. Yamin HR, menyambut positif arahan yang diberikan oleh Dirjen Cipta Karya.
Ia mengatakan bahwa kehadiran pemerintah pusat menjadi energi baru bagi kota Banjarmasin untuk semakin serius dalam pembenahan sistem pengelolaan sampah dan sanitasi.
“Langkah pembenahan sudah mulai terlihat. Kami tidak akan menyerah sampai masalah sampah di Banjarmasin benar-benar tuntas,” tegas Yamin saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran Kementerian PUPR.







