JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah insiden mengejutkan terjadi pada penerbangan Garuda Indonesia GA-288 ketika ban depan pesawat mendadak lepas saat proses pendaratan di Bandara Raja Haji Fisabilillah, Tanjungpinang, Rabu (16/4/2025). Pesawat jenis Boeing 737-800 itu mengangkut 161 penumpang dari Bandara Soekarno-Hatta, dan mendarat sekitar pukul 08.35 WIB.
Meski terdengar menyeramkan, seluruh penumpang dan kru dilaporkan selamat tanpa luka, dan evakuasi berjalan lancar. Namun, kejadian ini memicu keprihatinan serius dari dunia penerbangan.
# Baca Juga :Terekam Kamera Penumpang! Ban Pesawat Garuda Indonesia Menggelinding Copot saat Mendarat di Tanjungpinang
# Baca Juga :Anak Perusahaan Garuda Indonesia Buka Lowongan untuk Semua Jurusan, Mahasiswa Bisa Melamar!
# Baca Juga :PT Garuda Indonesia Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan S1 dan S2, Daftar Segera!
# Baca Juga :Garuda Indonesia Raih Penghargaan Internasional sebagai Maskapai Tepat Waktu di Dunia 2023
Investigasi Total Dimulai, Garuda Minta Maaf
Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt. Tumpal M. Hutapea, menyatakan bahwa pesawat dengan nomor registrasi PK-GUD telah memenuhi standar operasional sebelum keberangkatan. Ia menegaskan bahwa seluruh prosedur teknis telah dijalankan secara ketat.
“Ban yang lepas telah langsung diganti, dan pemeriksaan teknis secara menyeluruh dilakukan untuk memastikan pesawat tetap laik terbang,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Sebagai langkah lanjut, Garuda Indonesia melakukan asesmen internal total untuk menelusuri penyebab insiden serta menyempurnakan prosedur mitigasi risiko. Evaluasi ini juga akan dilaporkan secara transparan kepada otoritas penerbangan dan para pemangku kepentingan.
Capt. Tumpal juga menyampaikan permintaan maaf kepada seluruh penumpang atas ketidaknyamanan yang terjadi. Ia menegaskan kembali bahwa keselamatan dan kenyamanan penumpang selalu menjadi prioritas utama Garuda Indonesia.(kalimantanlive.com/YouTube/kompas/detik/berbagai sumber)
editor: TRI







