PARINGIN, Kalimantanlive.com – Dalam upaya meminimalisir dampak banjir di wilayah rawan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan membuat sebuah inovasi, yakni Bapangku Bamitra atau Pembangunan Rumah Panggung Evakuasi Bencana Berbasis Kemitraan.
Inovasi tersebut dilatarbelakangi oleh banyaknya kasus banjir di beberapa tahun terakhir, khususnya di lima Kecamatan, yakni Halong, Juai, Lampihong, Paringin, dan Paringin Selatan yang mengharuskan warga untuk mengungsi.
BACA JUGA: Dukung Ketahanan Pangan, Kapolres Balangan Tinjau Lokasi Pertanian dan Peternakan di Balangan
Selain merendam pemukiman, banjir juga menyebabkan kerusakan pada infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan lahan pertanian.
Tak hanya itu, bencana juga mengganggu sarana prasarana umum lainnya, serta meningkatkan risiko penyakit dan kekurangan bahan pangan serta air bersih.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Balangan, H Rahmi menjelaskan bahwa rumah panggung evakuasi merupakan bangunan darurat yang dirancang khusus untuk memberi perlindungan sementara bagi masyarakat terdampak.
Rumah ini dibuat dari bahan yang kuat dan tahan air, serta dibangun di atas tiang untuk menghindari genangan.







