Namun, Pernat juga menyayangkan penalti yang diberikan pada Vinales. Ia menilai aturan mengenai tekanan ban terlalu ketat dan merugikan pembalap. “Regulasi tekanan ban ini memakan korban lagi. Rasanya terlalu ketat,” ujar Pernat.
Regulasi yang Perlu Ditinjau Ulang
Pernat juga mengkritik regulasi yang dianggapnya tidak seimbang. Ia berpendapat bahwa penalti sebesar 16 detik untuk pembalap yang berhasil finis di posisi kedua terlalu berat.
BACA JUGA: Hasil MotoGP Qatar 2025: Marc Marquez Juara, Vinales Penalti, Bagnaia Podium Dua
“Aturan ini perlu dievaluasi lagi, karena meski ada, seharusnya tidak memberikan dampak yang terlalu merugikan pembalap seperti ini,” ujarnya.
Akibat penalti itu, posisi kedua pun diambil alih Francesco Bagnaia, sementara Franco Morbidelli menduduki posisi ketiga.
Vinales yang sebelumnya berada di posisi kedua, akhirnya harus menerima kenyataan finis di luar sepuluh besar, meski tampil luar biasa sepanjang balapan.
Sumber: Fajarharapan.id







