Keberhasilan ini tak lepas dari dukungan penuh Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang terus mendorong promosi budaya Banjar di tingkat nasional.
Anjungan Kalsel di TMII telah menjadi sarana utama dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas, termasuk melalui pagelaran seni, pertunjukan adat, hingga kuliner khas Banjar.
BACA JUGA: Gubernur Kalsel Sambut Wamen PANRB, Tinjau Kesiapan Reformasi Birokrasi di Banua
“Pak Gubernur sangat konsisten dalam memajukan anjungan kita. Beliau mendukung penuh agar kebudayaan Banjar selalu hadir dalam setiap agenda di TMII,” imbuh Hasnuryadi.
Penghargaan Pradana Nitya Budaya TMII Award ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat terhadap peran strategis anjungan daerah dalam melestarikan budaya secara berkelanjutan.
Tahun ini merupakan kali pertama penghargaan tersebut diberikan secara resmi kepada anjungan-anjungan terbaik dari 16 provinsi yang masuk dalam tahap penilaian final, di antaranya Jawa Tengah, Aceh, Sumatera Barat, Bali, Papua, hingga DKI Jakarta.
TMII Award 2025 menjadi bagian dari rangkaian Pesta Rakyat Nusantara, yang digelar dalam rangka perayaan emas TMII sejak 18 hingga 27 April 2025.







