Bikin Merinding! Astronot Rusia Akui Mekkah dan Madinah Jadi Kota Paling Bercahaya di Bumi

MOSKOW, KALIMANTANLIVE.COM – Sebuah pengakuan mengejutkan datang dari para astronot Rusia yang baru saja menyelesaikan misi luar angkasa. Mereka menyebutkan bahwa Mekkah dan Madinah adalah dua kota paling bercahaya di Bumi saat malam hari, jika dilihat dari luar angkasa!

Pernyataan inspiratif ini diungkapkan oleh Andrey Borisenko, Anton Shkaplerov, Alexander Samokutyaev, dan Boris Mescherykov saat kunjungan mereka ke Prince Salman Science Oasis (PSSO), dalam rangkaian program eksplorasi luar angkasa ke-25 yang digelar oleh Association of Space Explorers.

# Baca Juga :Viral di Palu! Istri Sah Nekat Bergelantungan di Mobil Suami demi Bongkar Perselingkuhan

# Baca Juga :Video Viral Pesta Narkoba Napi, Rutan Sialang Bungkuk Disorot dan Diperiksa

# Baca Juga :VIRAL! Mencak-mencak Lalu Cekik Pramugari di Pesawat, Anggota DPRD Sumut Tuai Kecaman Publik

# Baca Juga :VIRAL! Tiga Hakim Terseret Suap Rp22,5 Miliar Kasus CPO, Langsung Ditahan Kejagung

“Dari luar angkasa, pusat Kota Mekkah dan Madinah bersinar paling terang di antara semua kota di dunia. Pemandangannya benar-benar luar biasa,” ujar salah satu astronot.

Kilau Dua Kota Suci Kalahkan Gemerlap Dunia

Menurut para kosmonot, cahaya yang terpancar dari dua kota suci umat Islam ini bahkan melampaui kilau kota-kota besar lain di dunia seperti New York, Paris, dan Tokyo. Fenomena tersebut membuat mereka takjub karena tampak seperti berkas cahaya spiritual yang menyinari Bumi dari langit malam.

Mereka menyebut cahaya intens itu berasal dari pusat kota dan sekitarnya, menciptakan kontras terang yang mencolok dibanding area lain di sekitar Timur Tengah.

Kunjungan Ilmiah dan Diplomasi Luar Angkasa

Kunjungan mereka ke PSSO bertujuan untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang sains dan eksplorasi ruang angkasa. PSSO sendiri adalah lembaga nirlaba yang bergerak dalam edukasi dan interaksi sains, dengan misi meningkatkan literasi ilmu pengetahuan lintas usia.

“Kami tidak hanya berbagi cerita tentang luar angkasa, tetapi juga membangun jembatan pengetahuan antarbangsa,” ujar perwakilan dari PSSO.