Jalur ini masuk dalam daftar prioritas bersama jalur-jalur lain seperti Bandung–Pangandaran, Garut–Cikajang, dan Bogor–Sukabumi–Cianjur.
Pemerintah menyebut reaktivasi ini akan mendukung pariwisata dan memperlancar mobilitas warga, khususnya saat musim liburan. Namun, di balik rencana besar ini, muncul tantangan besar dalam menyeimbangkan antara pembangunan dan perlindungan terhadap hak-hak warga yang telah lama menghuni kawasan tersebut.
Sumber: Fajar Harapan







