Teguh juga menyebut Kampung Ketupat sebagai lokasi yang tepat untuk kegiatan ini.
“Ini kawasan wisata yang dulunya sempat vakum, tapi sekarang sudah mulai aktif lagi, lokasinya di tengah kota, mudah diakses, jadi sangat strategis untuk kampanye kebersihan seperti ini,” jelasnya.
Aksi bersih-bersih ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love, Plt Kadisbudporapar Fitriah, serta Camat Banjarmasin Tengah Maslun dan jajaran terkait.
BACA JUGA: Hari Kartini ke-147, Gubernur Kalsel Ajak Perempuan Banua Lawan Stunting
Wakil Wali Kota Hj Ananda dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inisiatif ASPPI yang dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Kota dalam menjadikan Banjarmasin sebagai kota destinasi wisata unggulan.
Ia menegaskan bahwa kebersihan adalah fondasi utama untuk menarik wisatawan.
“Banjarmasin ini kota jasa, tidak punya sumber daya alam seperti daerah lain, jadi salah satu penghasilan utama kita datang dari sektor pariwisata,” ujarnya.







