Namun ia mengingatkan bahwa sektor ini tidak akan berkembang jika masih banyak ditemukan sampah di ruang publik.
“Kalau kita bisa jaga kebersihan, insya Allah wisatawan akan datang,” tegasnya.
Kepala DLH Kota Banjarmasin, Alive Yoesfah Love, juga mengapresiasi kegiatan ini dan menyebut bahwa wisata yang bersih merupakan daya tarik utama yang mampu meningkatkan kunjungan wisata dan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
BACA JUGA: Remaja 15 Tahun Dicabuli Pemain Mobile Legends, Tolak Video Call Foto Korban Disebar
“ASPPI dan Pemko Banjarmasin tidak hanya membersihkan kawasan wisata, tetapi juga berupaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya peran semua pihak dalam menciptakan lingkungan wisata yang bersih, nyaman, dan berkelanjutan,” tukasnya.
Sehingga ia pun berharap Kampung Ketupat bisa menjadi percontohan destinasi lokal yang ramah lingkungan dan membanggakan.
(Kalimantanlive.com/Lina)







