Ancaman Lain: Repatriasi Dana dan Jatuh Tempo Utang
Di sisi lain, Bhima mengingatkan akan potensi tekanan dari dalam negeri. Musim pembagian dividen perusahaan dapat mendorong investor asing membawa kembali dana ke negara asal, atau repatriasi, yang bakal menguras cadangan devisa.
Tak hanya itu, bayang-bayang pembayaran utang jumbo pemerintah juga menghantui. Bhima mencatat, pemerintah harus melunasi utang sebesar Rp 178,9 triliun pada Juni, Rp 105,3 triliun pada Agustus, dan Rp 100,7 triliun pada Oktober tahun ini.
Meski cadangan devisa Indonesia sempat naik ke 157,1 miliar dolar AS pada Maret 2025, tekanan dari sisi pembiayaan bisa saja memicu pelemahan rupiah.
Rupiah memang sempat menguat, tapi para ahli mengingatkan publik untuk tidak terlena. Faktor eksternal mendominasi, dan berbagai tekanan dari sisi kebijakan internasional serta kewajiban finansial domestik bisa membuat rupiah kembali terpuruk.
(kalimantanlive.com/berbagai sumber)
editor : TRI







