“Perempuan kini tidak lagi hanya berada di posisi pendukung. Mereka menjadi pengambil keputusan, inovator, dan penggerak perubahan. Hal ini bisa tercapai karena adanya sistem yang mendukung serta komitmen perusahaan untuk menciptakan ruang yang aman dan inklusif,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan sesi talkshow bertema Women Empowerment yang menghadirkan narasumber yang merupakan salah satu srikandi di PLN UIP3B Kalimantan, Khusnul Khotimah, yang membagikan pengalaman dan wawasan seputar peran strategis perempuan di lingkungan kerja. Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari mahasiswa, terutama dalam sesi diskusi.
BACA JUGA: YBM dan Srikandi PLN UP2B Kalselteng Peringati Hari Buku Sedunia dengan Aksi Berbagi Buku
Ditemui terpisah, General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan menekankan bahwa keterlibatan perempuan di sektor teknik dan ketenagalistrikan harus dipandang sebagai hal yang wajar dan esensial, bukan sekadar pengecualian. Ia berharap mahasiswa, khususnya perempuan, bisa melihat bahwa dunia kerja memberikan peluang yang sama luasnya tanpa memandang gender.
“Kehadiran perempuan dalam sektor teknik bukan lagi pengecualian, tetapi sebuah keniscayaan. Kami ingin mahasiswa melihat bahwa ruang untuk berkembang terbuka luas, tanpa batasan gender,” ungkap Riko.
Melalui kegiatan ini, Srikandi PLN ingin menyampaikan pesan bahwa keberagaman, khususnya dalam hal gender, bukan hanya simbol, melainkan kekuatan nyata yang mampu mendorong inovasi dan kemajuan perusahaan serta bangsa
Sumber: rilis PLN







