Ananda menegaskan pentingnya kerja terpadu antar dinas terkait agar tidak terjadi keterlambatan aksi di lapangan.
“Contohnya reklame, jelas siapa yang bertanggung jawab, ada Dinas PUPR, Dinas Perizinan, Satpol PP, kalau mau turun ke lapangan, jangan baru siap-siap seminggu sebelumnya, kalau kerja, kerjalah dari awal, koordinasi harus sejak awal,” ungkapnya lugas.
Lebih lanjut, Ananda mengingatkan bahwa tanggung jawab keberhasilan program bukan hanya berada di pundak kepala daerah.
“Saya minta tolong, jangan sampai Pak Wali kerja sendiri, semua dinas harus saling dukung, ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, turut menyampaikan hasil evaluasi terkait realisasi anggaran hingga akhir triwulan pertama.
Ia menyebut sebagian besar SKPD telah menunjukkan kinerja yang memadai, dengan rata-rata serapan anggaran mencapai lebih dari 20 persen.







