KALIMANTANLIVE.COM – Dunia bulutangkis Indonesia tengah diguncang kabar tak sedap! Sebuah video viral berdurasi 15 detik memperlihatkan aksi tak sportif pemain cilik dari PB Exist Badminton Club yang terbukti curang saat bertanding di ajang Sirnas B Kepulauan Riau–Batam 2025, Minggu (20/4/2025).
Insiden tersebut terjadi pada babak perempat final tunggal putra dan langsung memicu badai kritik dari netizen hingga sanksi keras dari klub.
# Baca Juga :Bupati Anang Syakhfinai Resmi Tutup Tabalong Open Badminton Tournament 2023, Ini Harapannya
# Baca Juga :Dimeriahkan 543 Atlet, Tabalong Open Badminton Turnament 2023 Resmi Dibuka
# Baca Juga :Kalahkan PB SKP, Tim Beregu Putra PB Bos Muda Tanah Bumbu Juara I Badminton Kapolres Cup Kotabaru
Aksi Licik Terekam Kamera: Shuttlecock Diremas Sebelum Serve!
Dalam video yang diunggah ke Instagram dan TikTok, terlihat jelas momen ketika sang pemain meremas shuttlecock secara sengaja sebelum melakukan serve. Tujuannya? Mengubah arah dan kecepatan kok agar sulit dikembalikan lawan.
Hasilnya, shuttlecock melesat keluar lapangan saat dikembalikan oleh lawan, dan sang pemain malah meraup poin curang dari situasi itu.
PB Exist: Kami Tidak Toleransi Kecurangan!
Merespons kecaman publik, Ketua PB Exist, Andi Prasetya, mengeluarkan pernyataan tegas:
“Kami mengecam segala bentuk kecurangan. Pemain yang bersangkutan sudah diberikan teguran keras, akumulasi poin dikurangi, dan dilarang tampil di dua turnamen berikutnya.”
Federasi Bereaksi, Regulasi Siap Direvisi
Tak hanya klub, Federasi Bulutangkis Provinsi Kepulauan Riau juga ikut bersuara. Mereka menyatakan akan menindaklanjuti laporan wasit dan melakukan evaluasi terhadap sistem turnamen agar aksi serupa tak terulang.







