Ia berharap pelatihan ini bisa menjadi titik awal perubahan dari tingkat usaha masing-masing.
Selama dua hari pelatihan, peserta mendapatkan materi langsung dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin, seperti Kepala DLH Alive Yoesfah Love dan Kepala Bidang Tata Lingkungan, Nanik.
BACA JUGA: Perkuat Pariwisata, ASPPI Kalsel dan Pemko Banjarmasin Gelar Aksi Bersih-Bersih di Kampung Ketupat
Fitriah menyampaikan harapannya agar pelaku Horeca bisa menjadi pelopor perubahan, mengingat besarnya pengaruh mereka dalam pola konsumsi masyarakat.
“Ketika sektor usaha mulai bergerak, perubahan akan lebih mudah menyebar. Tidak perlu ada yang dikorbankan, karena usaha dan lingkungan bisa berjalan seiring jika diberi pemahaman yang tepat,” tutupnya.
Dengan pelatihan ini, Pemko Banjarmasin berharap dapat menciptakan sinergi antara pertumbuhan usaha dan kepedulian terhadap lingkungan.
(Kalimantanlive.com/Lina)







