Ia juga menambahkan bahwa Kalimantan Selatan menjadi salah satu provinsi prioritas yang terus mendapat perhatian dari Kementan.
Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, menyambut baik kegiatan ini sebagai langkah strategis menuju swasembada beras. “Kami hadir bersama petani, bukan hanya menanam, tapi juga memastikan keberlanjutan produksi mereka,” ujarnya.
Selain penanaman padi, kegiatan ini juga dirangkai dengan panen raya sebagai simbol keberhasilan sektor pertanian daerah. Tanah Bumbu diketahui memiliki potensi panen hingga tiga kali dalam setahun.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menyerahkan bantuan kepada Kelompok Tani Harapan Tani berupa tiga unit hand sprayer dan 500 kilogram benih padi.
Dr. Husnain dan Bupati juga mengapresiasi Perum Bulog atas penyerapan gabah petani lokal dengan harga Rp6.500 per kilogram. “Ini adalah bentuk keberpihakan nyata kepada petani serta penguatan ekosistem pangan nasional,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com/Desy







