BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menyayangkan minimnya kehadiran kepala daerah dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kalsel 2025 yang digelar di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (24/4).
Sebelum memberikan sambutan, Gubernur Muhidin melakukan absensi langsung terhadap bupati dan walikota yang hadir.
BACA JUGA: Gubernur Kalsel Dukung Penuh Anugerah Syiar Ramadhan 1446 H dari KPID
Dari 13 daerah, hanya tiga kepala daerah hadir langsung: Bupati Barito Kuala, Pj Wali Kota Banjarbaru, dan Bupati Tanah Bumbu (yang datang setelah pembukaan). Sisanya diwakili oleh wakil kepala daerah atau sekretaris.
“Inilah Batola, jempol untuk bupati Batola,” ujar Gubernur sambil memberi pujian, bahkan menjanjikan percepatan bantuan dan administrasi.
Menanggapi banyaknya kepala daerah yang absen, Gubernur juga menanyakan langsung kepada Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, mengenai sanksi atas ketidakhadiran pejabat daerah dalam agenda penting seperti ini.
Wamendagri menyatakan bahwa gubernur sebagai wakil pemerintah pusat memiliki wewenang memberikan sanksi sesuai aturan.










