BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Kota Banjarbaru yang ke-26 dan upaya pengendalian inflasi, Pemerintah Kota Banjarbaru mengadakan Pasar Murah Hasil Pertanian di Halaman Gedung Bina Satria. Acara ini disambut antusias oleh masyarakat yang datang sejak pagi.
Pasar murah tersebut dihadiri oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Banjarbaru, Sri Lailana. Komoditas pertanian yang dijual di pasar murah ini diberikan subsidi sebesar Rp5.000 per item, membuat harga lebih terjangkau bagi masyarakat.
BACA JUGA: Festival Literasi 2025: Anak-anak PAUD Banjarbaru Ikuti Lomba Storytelling dan Mewarnai
Sri Lailana mengungkapkan, program pasar murah ini memberikan manfaat ganda. “Pertama, masyarakat dapat membeli dengan harga lebih murah. Ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli dan mengendalikan inflasi,” ujarnya.
Selain itu, pasar murah ini juga menerapkan transaksi non-tunai melalui QRIS, sebagai bagian dari upaya untuk mempercepat digitalisasi transaksi di Banjarbaru.
“Kami ingin masyarakat semakin terbiasa dengan transaksi non-tunai agar lebih fleksibel dan modern,” tambah Sri Lailana.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru, Abu Yajid Bustami, menambahkan bahwa pasar murah ini tidak hanya diadakan saat Hari Jadi Kota Banjarbaru, tetapi juga pada momen-momen besar lainnya seperti menjelang Ramadan, Natal, dan Tahun Baru.







